Blusukan di Bali Chocolate Factory..

Daerah karangasem di bali timur sebenarnya punya banyak potensi wisata  dengan keindahan dan keunikan tersendiri.
Candidasa, Amed,Tulamben, dan menyusul beberapa daerah di sekitarnya dengan pemandangan pantai dan suasana aduhai.
Kali ini saya coba mengunjungi Bali Chocolate Factory, gara gara penasaran dengan pose seorang teman yang cukup unik di Instagram.
Untuk mencapai obyek wisata ini, anda akan menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari denpasar/kuta

Chocolate Factory Karangasem bali peta menuju bali chocolate factory

Dari kuta atau denpasar, ambil arah ke sanur kemudian Bypass Ida Bagus Mantra  .
Masuk Bypass ida bagus mantra  anda tinggal mengikuti bypass ini sampai mentok/ habis, kemudian anda menjumpai Obyek Wisata Goa Lawah, kemudian Pertigaan menuju Pelabuhan Padangbai (jangan ambil padangbay, tapi lurus saja), Lewati desa Manggis (depo pertaminan dan beberapa hotel seperti Alila Manggis )  kemudian masuk Area Candidasa dengan banyak hotelnya (anda bisa berhenti sebentar di sini sambil menikmati pantai candidasa dengan view pulau kecil di tengah laut.

Dari candidasa sekitar 30 menit perjalanan anda akan menjumpai desa jasri dengan Virgin beach yang menawan (ada plangnya).
Bali Chocolate Factory sendiri tidak memiliki plang / petunjuk jelas di jalan raya.
Peta di Google maps sedikit melenceng .
Petunjuk paling umum adalah cari desa jasri dan masuklah di jalan tak beraspal sebelum Pom Bensin Desa Jasri .
Letak obyek kira kira 1 km dari jalan raya, lewat jalan batu dan tanah .
Jika sudah dekat obyek wisata, kita dipungut retribusi 10.000 di posko untuk masuk (tanpa tiket dan seperti pungutan penduduk setempat ) ,
Parkir ada di bawah pohon pohon kelapa khas pantai. (Hati hati dan lihat buah dan dahan kelapa yang sudah kering ,siapa tau jatuh menimpa kendaraan kita)

Untuk tiket masuk ke Bali Chocolate Factory dikenakan 10.000 / org bonus sabun cokelat .
Kalau dari segi namanya memang kelihatan akan ada pabrik cokelat atau paling tidak ada proses pengolahan cokelat…Nyatanya no way haha..Rumah tidak terbuat dari coklat atau menghasilkan cokelat ,cuma ruangan kosong. Mungkin rumahnya warna coklat jadi disebut rumah coklat.

Desa Perasi

Yang ada  cuma kedai kecil atau bar mini, tempatnya berada di salah satu rumah antik ,
Bar ini menjual olahan dari coklat, Rumah coklat ini juga dibangun oleh warga negara AS, orang-orang biasanya memanggilnya Charlie.  Dan mungkin dari sinilah asal mulanya nama Rumah coklat atau disebut dengan Charlie Chocolate Factory .

Objek wisata Rumah Coklat ini juga terletak di depan pantai. Dan ada sebuah kapal layar . Kapal layar ini bisa dimasuki  untuk berfoto di dalamnya atau melihat pemandangan pantai Jasri , Perasi dan sekitarnya ..
obyek wisata di karangasem

Untuk tambahan daya tarik wisata, disana dipasang sebuah ayunan tinggi. Di beberapa pohon kelapa ada 3 ayunan. ayunan itu terbilang tinggi dan dorongannya cukup kencang, waktu saya  di lokasi 1 orang terjatuh tapi untung tidak apa apa .
desa jasri karangasem

Menurut saya ada beberapa hal yang harus dibenahi di obyek wisata ini :

  1. Kesan pertama adalah jalan masuk, lebih bagus kalau diaspal atau diperbaiki.
  2. Pengelolaan retribusi di jalan masuk sebaiknya dikelola secara jelas, dengan tiket baik oleh pihak banjar atau desa dengan misalnya pakaian atau seragam yang lebih rapi
  3. Pohon Kelapa di parkir sebaiknya dibersihkan agar tidak ada mobil atau motor kejatuhan buah kelapa atau dahan yang sudah kering
  4. Lebih afdol kalau ada restoran dengan menu terjangkau baik untuk wisatawan domestik atau mancanegara. Akan sangat mengasyikkan makan atau minum menikmati pantai indah dan semilir Angin pantai..

Pantai di karangasem

Obyek Wisata di Bali

Anyway  pemandangan dan suasananya memang asik…

Banyak yang mencari topik ini

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: