Tanda Tangan dan Birokrasi Indonesia

“Mas, tanda tangannya bapak pejabat kok beda ?  dipalsu ya ? ngga mirip nih. tanggung jawab lho, kalau ada apa apa ….”
gubrak,…

Kalau pernah terlibat dan terlilit masalah birokrasi di Endonesia tercinta, apalagi masalah uang negara, pasti mengerti kenapa masalah tanda tangan pejabat adalah rahasia umum .

Para pejabat (kita sebut saja “bapak”) , pasti punya kesibukan luar biasa, yang harus kita maklumi, memang kadang tidak banyak cukup waktu untuk “hal kecil”  misalnya menandatangani berkas-berkas pemerintahan.

Berkas berkas , apalagi yang menyangkut “pengamprahan” uang ke kas negara , tentunya perlu diseksekusi secara cepat.
1 dokumen perlu banyak sekali tanda tangan. Yang pernah saya hitung, di dokumen gaji untuk sebuah universitas, untuk pengajuan gaji 2300 orang, dieprlukan sekitar  700 tanda tangan..sanggup menandatangan sebanyak itu ? dan kalau pejabat , apa punya waktu ? Pegalnya ngga karu karuan kakak..
belum lagi jika ada kesalahan di dokumen tersebut dan harus apa revisi, sementara pejabat masih ada di luar daerah?
sementara yang perlu dana sudha teriak teriak , karena kegiatannya memang perlu dana ..

Kapan kita mau go green dan mengurangi formalitas hitam di atas putih di negeri Endonesia ini ?

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: