paket-wisata-bali
sewa-mobil-dan-sopir-di-bali
paket-wedding-di-bali
  • Tambah Ilmu 17.02.2009

    Kadang ilmu bisa kita dapat kapan saja dan di mana saja…
    Hari ini saya dapat pengetahuan baru tentang yang namanya Product life Cycle.
    Kalau Software Development Life Cycle (SDLC), pernah saya dapat di kuliah.
    Nah, kalau Product Life Cycle ini gara gara disuruh temen nyari artikelnya di internet. Katanya tugas dari dosennya.
    Dari namanya saja , kita bisa tafsirkan kalau Product Life Cycle itu sebuah siklus hidup produk.

    Layaknya makhluk hidup,sebuah produk ada lahir,tumbuh, berkembang, menua/menurun  dan perlahan mati.
    dari konsepnya ada 4 tahap Product life Cycle : (saya kutip saja, soalnya konsep ini sudah umum dan teori yang dipajk sekali )

    1. Tahap Perkenalan / Introduction
    Pada tahap ini produk baru lahir dan belum ada target konsumen yang tahu sehingga dibutuhkan pengenalan produk dengan berbagai cara kepada target pasar dengan berbagai cara.
    Dampaknya pada marketing mix adalah sbb :
    • Produk : branding untuk pengenalan produk mulai dilakukan
    • Harga : menggunakan low penetration pricing dengan tujuan untuk membangun market share secara cepat, atau penentuan harga yang terbaik untuk merecover biaya pengembangan
    • Distribusi dilakukan secara selektif sampai konsumen menunjukkan tingkat penerimaan produk
    • Promosi diberikan kepada para inovator dan early adopters. Komunikasi pemasaran diperlukan untuk membangun awareness pada produk dan untuk mendidik konsumen potensial.
    2. Tahap Pertumbuhan / Growth
    Ketika berada pada tahap tumbuh, konsumen mulai mengenal produk yang perusahaan buat dengan jumlah penjualan dan laba yang meningkat pesat dibarengi dengan promosi yang kuat. Akan semakin banyak penjual dan distributor yang turut terlibat untuk ikut mengambil keuntungan dari besarnya animo permintaan pasar.
    Langkah yang perlu diambil :
    • Kualitas produk dijaga dan ditambahkan fitur-fitur yang baru; dan juga ditambahkan dukungan layanan.
    • Penentuan harga dijaga saat perusahaan memperoleh peningkatan permintaan dengan level kompetisi yang masih kecil.
    • Kanal distribusi ditambahkan disaat ada kenaikan demand dan konsumen menerima produk tersebut.
    • Dilakukan promosi untuk memperluas sasaran.
    3. Tahap Kedewasaan / Maturity
    Di tahap dewasa produk perusahaan mengalami titik jenuh dengan ditandai dengan tidak bertambahnya konsumen yang ada sehingga angka penjualan tetap di titik tertentu dan jumlah keuntungan yang menurun serta penjualan cenderung akan turun jika tidak dibarengi dengan melakukan strategi untuk menarik perhatian konsumen dan para pedagang. Karena sudah banyak pesaing, para pedagang mulai meninggalkan persaingan dan yang baru tidak akan banyak terlibat karena jumlah konsumen yang tetap dan cenderung turun.Tujuan utama pada tahap ini adalah untuk mempertahankan penguasaan pasar sambil memaksimalkan keuntungan
    Langkah yang perlu diambil :
    • Fitur produk mungkin ditingkatkan untuk membedakan produk dari produk pesaing.
    • Penetapan harga dapat menjadi lebih rendah karena persaingan baru.
    • Distribusi menjadi lebih intensif dan bonus dapat ditawarkan untuk mendorong pembelian produk dibanding produk pesaing.
    • Promosi menekankan pada differensiasi produk.

    4. Tahap Penurunan / Decline
    Pada kondisi decline produk perusahaan mulai ditinggalkan konsumen untuk beralih ke produk lain sehingga jumlah penjualan dan keuntungan yang diperoleh produsen dan pedagang akan menurun drastis atau perlahan tapi pasti dan akhirnya mati.
    Ketika penjualan menurun, perusahaan memiliki beberapa pilihan :
    • Memelihara produk, mungkin memperbaharuinya dengan menambahkan fitur baru dan menemukan penggunaan baru.
    • Menjual murah produk – menurunkan biaya dan terus menawarkannya, terutama kepada pelanggan yang setia
    • Menghentikan produk, melikuidasi sisa stok atau menjualnya ke perusahaan lain yang bersedia melanjutkan produk.

    Dari teori ini, saya mulai memikirkan implementasinya.
    Misalnya apakah ini berlaku ke produk yang selalu di butuhkan masyarakat misalnya Beras, Gula, Kopi dan lain lain .
    Atau ke Jasa yang selalu dibutuhkan misalnya kesehatan, pendidikan dan lain lain.
    Untuk produk berjenis di atas, mungkin saja (asumsi saya atau saya salah mengerti?) siklus hidupnya memang panjang.
    mengalahkan siklus hidup manusia.
    Berbeda misalnya dengan sebuah produk teknologi , misalnya kita ambil   contoh disket, yang dulu populer dan sekarang sudah masuk museum…
    Saya juga jadi berpikir, Untuk Google Search , kapan menurunnya ya ?  kalau untuk 10 tahun ke depan sepertinya masih relevan..
    Demikian juga mengenai blog, saya masih percaya beberapa tahun ke depan , kita masih bisa menikmati masa jaya blog ,sebelum muncul produk lain menggantikannya..
    ya, siapa tahu …siapa juga yang menyangka Amerika kena krisis 2008 ?

    Banyak yang mencari topik ini

    Share on Facebook

    Posted by kunchunx @ 3:55 am

    Tags: , , , , , , , , ,

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *


Seperti ulat sutra, anda telah membuat kepompong di seputar diri anda. Siapa yang akan menyelamatkan anda? Pecahkan kepompong anda dan keluarlah sebagai kupu kupu cantik, sebagai jiwa merdeka


%d bloggers like this: