Please, Don’t Go Ricky (Kaka)!

Sebagai milanisti, saya berharap Kaka akan tetap di Milan dan pensiun sebagai Rossoneri.
Tawaran menggiurkan City, Memang menggoda.
Tapi ada satu hal yang tidak bisa didapatkan di City, sesuatu bernama keluarga Milan.
Klub yang memperlakukan seorang pemain sebagai keluarga..
Lebih dari seorang pemain biasa.
Dari berita berita berikut, nampak Milanisti seperti saya harus waswas ….

GOSIP TRANSFER KAKA
Tawaran pertama City senilai 100 juta poundsterling untuk Kaka telah ditolak Milan. Mungkin masih penasaran, klub Inggris itu lalu melipatgandakan tawarannya menjadi 243 juta poundsterling.

Tarik ulur sampai saat ini masih terjadi. Milan tampaknya masih keberatan untuk melepas bintangnya dalam lima musim terakhir ini. Suara yang sedikit banyak terwakili oleh pernyataan Maldini.

“Keputusan tentang ini ada pada klub, tetapi saya hanya bisa menggarisbawahi bahwa Kaka sangat penting bagi kami dan kepindahannya akan berakibat negatif,” kata Maldini dikutip DailyMail.

Harga yang ditawarkan City memang luar biasa. Bila memang nanti terwujud, harga transfer Kaka akan memecahkan rekor termahal dunia yang dipegang Zinedine Zidane semenjak tahun 2001. Dan rekor Kaka kelak dipastikan akan bertahan lama mengingat nilainya yang raksasa.

“Bagi saya, tawaran itu terdengar luar biasa. Tidak ada pemain yang berharga setinggi itu; bahkan tidak pula Cristiano Ronaldo. But Ricky (sapaan Kaka–red) tidak bicara apapun kepada kami. Dia tampaknya cukup tenang menghadapi semuanya,” tukas kapten Milan berusia 40 tahun itu.

Meski ditawari banyak uang, Kaka memang terlihat enggan pindah dari Milan. Maldini pun memperingatkan City bahwa untuk mengeluarkan Kaka dari klubnya membutuhkan lebih dari sekadar uang.

“Saya mengenal dia bertahun-tahun dan saya yakin dia tidak akan mengalihkan pandangannya hanya demi uang. Dia tidak seperti itu,” tegas Maldini.

ANCELLOTI TENTANG TRANSFER KAKA

Kabar soal diterimanya tawaran Manchester City terhadap Kaka oleh AC Milan hingga kini masih simpang siur. Tapi Carlo Ancelotti memastikan kalau Rossoneri akan tetap hidup meski tanpa Kaka.

Setelah proposal penawaran pertama yang bernilai 100 juta poundsterling hanya bisa membuat Milan pikir-pikir, City menunjukkan keseriusannya dengan mengajukan penawaran kedua. Tak tanggung-tanggung karena jumlahnya naik menjadi 243 juta poundsterling atau sekitar Rp 3,95 triliun.

Banyak yang menyebut tawaran tersebut terlalu besar untuk ditampik Rossoneri. Alasannya dengan uang sebesar itu Milan bisa mendapatkan banyak pemain yang dibutuhkan untuk membangun kembali klub Merah Hitam tersebut.

Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari kubu Milan terkait penawaran kedua yang dianjukan The Citizens. Tapi kalaupun nantinya Kaka jadi meninggalkan Giuseppe Meazza, Carlo Ancelotti memastikan Milan masih akan melangkah ke depan.

“Pembicaraan terus berlangsung. Saya harap saya bisa melatihnya untuk jangka waktu yang panjang. Tapi jika dia pergi, tujuan kami tidak berubah. Skuad kami akan tetap kompetitif meski ditinggal pemain hebat,” ungkap Carletto seperti diberitakan Reuters.

Kaka beberapa hari lalu sempat menyatakan kalau dia ingin terus melanjutkan karirnya bersama Milan. Namun kondisi tersebut jelas bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung pada kesepakatan pemain dan kedua klub yang bertransaksi.

“Keputusan itu harus dibuat oleh klub bersama pemain yang bersangkutan. Milan mempertimbangkan tawaran tersebut. Anda tak bisa membayangkannya 20 tahun lalu (mendapat penawaran 243 juta poundsterling). Investor besar memasuki dunia sepakbola, maka dari itu saya pikir tawaran tersebut adalah sesuatu yang normal dan benar untuk dipertimbangkan,” pungkas Carletto.

Milanisti Gelar Demo Tolak Penjualan Kaka
Ratusan Milanisti menggelar demonstrasi di depan markas klub AC Milan. Mereka memprotes peluang rencana penjualan Kaka ke Manchester City.

Sampai saat ini Milan belum mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait tawaran luar biasa yang diajukan City untuk memboyong Kaka keluar dari San Siro. Namun muncul kabar kalau Rossoneri sudah memberikan izin buat City untuk melakukan pembicaraan dengan pesepakbola 26 tahun itu.

Tak mau salah satu pemain terbaiknya pergi, ratusan Milanisti menggelar demonstrasi di Via Turati, lokasi markas besar Rossoneri. Sambil membentangkan spanduk, mereka memprotes potensi penjualan pemain terbaik dunia 2007 itu ke The Citizens.

“Kaka tidak boleh dijual”, “Kaka tidak tersentuh”. Demikian terikan yel-yel yang diteriakkan Milanisti. Tensi demonstran sempat meninggi saat beberapa orang melemparkan petasan buatan sendiri ke arah pintu gerbang.

Sementara itu pada Jumat (16/1/2009) pagi kemarin waktu setempat kehebohan sempat terjadi menyusul klaim sebuah situs Bisnis Arab yang menyatakan “Sheikh Mansour, pemilik Manchester City, sudah mengatakan pada koleganya kalau Kaka sudah menandatangani kontrak.” Namun isu tersebut langsung terbantah setelah nama Kaka dimasukkan Carlo Ancelotti dalam skuad Milan untuk menghadapi Fiorentina akhir pekan ini.

Banyak yang mencari topik ini

One Reply to “Please, Don’t Go Ricky (Kaka)!”

yumi ubaini

January 29, 2009 at 5:22 am

sep, ane setuju jangan sampei Kaka pindah ke Manchester City, Kaka harus tetap bersama Milan, berapapun harganya jangan sampai Kaka dijual. terima kasih buat Milanisti di Italia dan Milan yang rela sampai turun kejalan2 untuk mendukung Kaka.
Kaka, Ac Milan adalah keluargamu, hidupmu, dulu,sekarang, dan masa depanmu, masih banyak yang perlu di raih bersama Milan.
Jujur, setiap mendengar berita transfer ane selalu takut nama Kaka akan muncul dan pindah ke klub lain,Kaka adalah nyawa Milan.
so, please don’t go Kaka.

Reply

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: