paket-wisata-bali
sewa-mobil-dan-sopir-di-bali
paket-wedding-di-bali
  • Suara Hati 27.01.2009

    Kemaren imlek..

    Selamat buat yang merayakan.

    Kemarin pagijuga,  saya liat tv, ada orang ngantre..
    lho..emangnya ada kehabisan stok BBM lagi?

    Ternyata nggak. Mereka antri untuk minta (menerima) angpao.

    Waduh.. bangsa ini emang seperti diajarkan ngemis dan ngemis.

    Bukannya gimana, memang ada bagian masyarakat kita yang memang membutuhkan bantuan. Tapi kalau gini caranya, ya sama saja membudayakan ngemis istilah kerennya  “mengemiskan masyarakat dan memasyarakatkan ngemis” .

    Beri kail , jangan ikannya.
    Setiap momen sedekah selalu berlangsung kayak gini.
    Lebaran,Imlek,dll
    Ada pihak yang tidak berhak ikut , ngotot juga mau gratisan.
    malu donk..harga diri memang sudah hilang dari negeri ini.
    Kerja keras malah hilang dari budaya kita.
    Mau dibawa kemana bangsa ini kalau kayak gini.

    Kalau ngemis dibudayakan itu tandanya kita tidak menghargai nenek atau kakek tua yang masih rela bekerja, mengerjakan apapun demi kehidupan sehari harinya.

    Bukannya pelit, tapi apapun jenis bantuan, harus tepat sasaran dan caranya.

    Saya sendiri sudah berjanji, tidak akan memberi sesuatu ke pengemis di lampu merah .Saya sudah kecewa sendiri ketika receh yang saya beri dengan ikhlas malah dilempar ke got. Kat pengemis itu : ” saya cuma mau seribuan om” ………
    OH MY GOD..

    Banyak yang mencari topik ini

    Share on Facebook

    Posted by kunchunx @ 2:08 am

    Tags: , , , , ,

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *


Seperti ulat sutra, anda telah membuat kepompong di seputar diri anda. Siapa yang akan menyelamatkan anda? Pecahkan kepompong anda dan keluarlah sebagai kupu kupu cantik, sebagai jiwa merdeka


%d bloggers like this: