Akhirnya Ada SE Tindak Lanjut Batas Usia Pensiun PNS…

Lama tak terdengar , akhirnya Ada juga tindak lanjut untuk Perubahan batas usia pensiun untuk Pelaksana dan Pejabat Fungsional atas berlakunya Undang-Undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah No 21 Tahun 2014  tentang Pemberhentian PNS yang mencapai Batas Usia Pensiun bagi Pejabat Fungsional menjadi 58 Tahun;

Tindak lanjut ini dituangkan dalam SE-19/PB/2014 , tentang Tindak Lanjut Perubahan Batas Usia Pensiun Berdasarkan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2014 Tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Yang Mencapai Batas Usia Pensiun Bagi Pejabat

SE-19/PB/2014 bisa didownload di sini

Ini juga disusul dengan update program gaji PNS Pusat  / update Aplikasi GPP ini maka para pegawai yang telah diberhentikan gajinya sejak bulan Pebruari 2014 dapat segera dimintakan gaji susulan untuk Bulan Pebruari s.d Juni 2014.

Teknis dalam program GPP 2014 sebagai berikut :

A. PEJABAT FUNGSIONAL

Sesuai dengan PP 21 Tahun 2014 Pasal 2 ayat 2 disebutkan untuk :

  1. BUP untuk Fungsional Ahli Utama dan Madya adalah 60 tahu
  2. BUP Pejabat Fungsional Ahli Muda dan Ahli Pertama serta pejabat fungsional Keterampilan BUP nya adalah 58 tahun.
  3. Didalam aplikasi GPP 2014 terdapat lebih dari 700 item tunjangan fungsional. Perubahan umur pensiun tersebut sedang dilakukan proses pengecekan oleh Badan Kepegawaian Negara, namun karena proses pengecekan memerlukan waktu yang lama maka untuk sementara bagi Pejabat Fungsional dapat diupdate dengan serendah-rendahnya batas usia nya adalah 58 tahun. Jadi sebelumnya yang 56 tahun menjadi 58 tahun. Namun untuk pejabat fungsional BUP 60 tahun ke atas tetap.
  4. Jika hasil pengecekan Batas Usia Pensiun oleh BKN selesai akan dilakukan update Aplikasi lagi sesuai dengan PP 21 Tahun 2014.

B. PELAKSANA / STAF

  1. Untuk para pelaksana yang sudah diubah kedudukannya menjadi 03 (pensiun) dan belum dibuatkan SKPP maka tinggal mengaktifkan kembali pegawai tersebut lewat menu Pegawai > Daftar Pegawai Non Aktif, mengubah dari kedudukan 03 (pensiun) menjadi 01 (Aktif).

Namun jika pegawai tersebut sudah diterbitkan SKPP dan SKPP tersebut telah disetujui KPPN, maka satker harus segera membuat surat untuk meninjau kembali/mencabut SKPP tersebut. Jadi prosesnya tidak hanya sekedar di poin (c) diatas.

Selain itu pegawai ini harus ada surat pembatalan dari BKN terkait SK pensiun yang sudah dikeluarkan. Langkah-langkah di Aplikasi GPP adalah Namun jika pegawai tersebut sudah diterbitkan SKPP dan SKPP tersebut telah disetujui KPPN, maka satker harus segera membuat surat untuk meninjau kembali/mencabut SKPP tersebut.

Jadi prosesnya tidak hanya sekedar di poin (c) diatas. Selain itu pegawai ini harus ada surat pembatalan dari BKN terkait SK pensiun yang sudah dikeluarkan.

Banyak yang mencari topik ini

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: